Postingan

The Anthem of The Heart (Kokoro ga Sakebitagatterunda)

Gambar
Kali ini dengan effort anak muda yang menggelora, punya banyak waktu sekali untuk menyelesaikan tantangan, bukan tantangan sih tepatnya sebuah permintaan (request) dari seseorang pecinta anime sebut saja dia, Si Cung. Beberapa hari lalu si Cung sedikit memaksa untuk menonton anime dengan judul yang telah disebutkan, juga dengan link download yang telah dia berikan. Oke baik, jiwa muda ini menggelora tantangan diterima.  Anime kali ini masih dikerjakan oleh staf yang sebelumnya bekerja pada seri anime, Anohana (the flower we saw that day) . Dan si Cung juga bilang kalau ini anime diproduksi oleh produksi terbaik di Jepang. Kalau aku tidak salah, anime ini diproduksi oleh A-1 Picture. Dengan judul The Anthem Of the Heart (Kokoro ga Sakebitagatterunda). Yang sudah dirilis di bioskop Jepang sejak 19 September tahun 2015 lalu. Informasi lebih lanjut bisa searching sendiri.

Hujan

Pernah mereka berdua sedang menunggu bus kota di halte, gerimis turun. "Kamu suka hujan, Lail?" Maryam tiba-tiba bertanya, mengusir rasa bosan karena bus datang terlambat, jadwalnya kacau karena sebagian kota tertutup salju, sebagian lagi malah turun hujan. Lail mengangguk. Dia selalu suka hujan. "Apa setiap kejadian penting dalam hidupmu terjadi saat hujan?" Lail mengangguk, belum mengerti arah percakapan. "Kalau begitu, itu kabar buruk bagimu, Lail."

Seminar KTI

Sebuah syukur alhamdulillah, pada tanggah 16/03/2016 saya telah selesai dengan salah satu drama perjuangan menggapai gelar sarjana. Jika sudah selesai tahap seminar KTI, saya sudah naik satu tingkat untuk menuju sidang skripsi. Mungkin ini adalah trial menjadi ada di fase sidang skripsi yang sesungguhnya. Tentu rasanya sama, sama-sama tidak mudah untuk sampai dan menggetarkan jiwa ketika menghadapinya. Alhamdulillah dengan sampai di hari seminar KTI ini, selain diri ada juga yang turut menjadi tenang yaitu mereka yang terlibat secara emosi dan waktu bersamanya. Saya sangat-sangat menghargai segala bentuk kebaikan hati yang tercurah untuk diri yang tidak berdaya ini. Terima kasih untuk kamu yang menemani saya di masa ini dan selalu gemar bertanya, "KTI sudah sampai mana?" yang bikin kesal-ketakutan, ajaibnya terasa manis. Terimakasih telah memberi rasa manis pada warna-warni kehidupan yang saya punya kala itu. Sebuah anugerah terbaik bisa melalui masa-masa juang ini bersama or...

ANOHANA (the Flower We Saw That Day)

Gambar
Kalau aku menjadi bunga, mungkin kita akan bisa bersama lagi Berawal dari sebuah permainan petak-umpet ditaman bunga, sebuah persahabatan masa-kecilpun terjalin dengan begitu baik oleh enam anak manusia yang begitu periang. Disini lah, ditaman bunga awal konflik itu bermula, sebenarnya hari itu aku dan teman-teman ingin membuat permohonan~ Bermain dengan teman-teman sangat menyenangkan~ Dan berfikir, 'besok saja deh'. Karena aku selalu berfikir akan bertemu teman-teman besok.~ 'Kita masih belum mengetahui nama dari bunga yang kita lihat waktu itu'

Laporan Program Kerja KKN Amelia Zahara

Gambar
Untuk lebih lengkapnya, bisa diklik disini . Program Amelia Zahara Tungkluet, 19 Februari 2015. Penanggung Jawab: Amelia Zahara (FKIP Geografi) 1. Bidang Kegiatan yang Dipilih: Cinta Indonesia dengan Pengenalan Peta yang Lebih Menarik (Program Utama)

Aku, Kau dan Sepucuk Angpau Merah

Tadi malam, di kapal, sebelum beranjak tidur aku cerita soal alamat Mei pada Pak Tua. Apa kata si bijak itu? Dia hanya melambaikan tangan. ‘’Cinta selalu menemukan jalan, Borno. Ada saja kebetulan, nasib takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Kalau sampai pulang ke Pontianak kau tidak bertemu gadis itu, berarti bukan jodoh. Sederhana bukan?‘’ Aku mendengus, apanya yang sederhana.

Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Bayangkanlah sebuah kolam luas, Kolam itu tenang, saking tenangnya terlihat bak kaca. Tiba-tiba hujan deras turun.. Bayangkan, ada berjuta bulir air hujan yang jatuh di atas air kolam, membuat riak.. Jutaan rintik air yang terus-menerus berdatangan, membentuk riak, kecil-kecil memenuhi seluruh permukaan kolam… Begitulah kehidupan ini, bagai sebuah kolam raksasa. Dan manusia bagai air hujan yang berdatangan terus-menerus, membuat riak.. Riak itu adalah gambaran kehidupannya.